Skip to main content
Berita KegiatanPencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat

Informasi dan Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dan Deteksi Dini Bagi ASN lingkup BPOM Kota Kendari

Dibaca: 30 Oleh 23 Okt 2020November 15th, 2020Tidak ada komentar
Informasi dan Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dan Deteksi Dini Bagi ASN lingkup BPOM Kota Kendari
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Sebagai salahsatu upaya menekan penyalahgunaan Narkoba bagi Aparatur Sipil Negara, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Dampak Buruk Penyalahgunaan Narkoba bagi ASN di Lingkungan BPOM Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara pada Kamis (22 Oktober 2020)

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Balai POM Kendari ini dibuka dengan Sambutan Kepala BNNP Sultra, Brigjen.Pol.Drs.Ghiri Prawijaya,M.Th.

Informasi dan Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dan Deteksi Dini Bagi ASN lingkup BPOM Kota Kendari

Dalam sambutannya, Kepala BNNP Sultra mengajak seluruh ASN di lingkup Prov. Sultra untuk berperan aktif dalam mengimplementasikan Inpres nomor 2 Tahun 2020 serta menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya peran keluarga dalam mengedukasi dan memproteksi keluarga agar tidak menyalahgunakan narkoba serta menyampaikan tentang pentingnya melindungi diri dan keluarga dari dampak Covid-19.

Informasi dan Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dan Deteksi Dini Bagi ASN lingkup BPOM Kota Kendari

Kegiatan dilanjutkan Kepala Balai POM Kendari, Muh. Rusydi Ridha, S.Farm,Apt.,M.Farm dilanjutkan penyajian materi sosialisasi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan Dan Pemberdayaan Nasyarakat Dra. Hj. Harmawati, M. Kes., Apt. dengan Judul Optimalisasi Keluarga Dalam Upaya P4GN serta penyampaian materi oleh Kepala Bidang Ketahanan Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi Kesbangpol Prov. Sultra, Hamdani.,SE. Dalam materinya beliau menyampaikan materi dengan judul Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi P4GN dan PN dan Perda Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penanggulangan Penyalahgunaan Napza.

Kegiatan diakhiri dengan pemeriksaan urine kepada 23 orang peserta dengan hasil negatif.

Kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba di lingkungan ASN Provinsi Sulawesi Tenggara

Terkait

Kirim Tanggapan